Program Dedikasi Kukar untuk Meningkatkan Kualitas Lingkungan Hidup

img

Alfian Noor 

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Dari 23 program dedikasi Kukar Idaman Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, tiga diantaranya masuk dalam lingkup Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar, yakni Program Desa Ramah Lingkungan, Program Kukar Peduli Lingkungan dan Program Dunia Usaha Ramah Lingkungan.

Kepala DLHK Kukar Alfian Noor mengatakan, DLHK Kukar saat ini sedang mengidentifikasi, mengiventarisasi terkait dengan tiga program tersebut.

"Untuk program Desa Ramah Lingkungan.Dari 237 Desa dan Kelurahan targetnya ada 71 desa, ini masih kami iventarisir dan koordinasikan dengan Kecamatan, paling tidak desa mana saja yang ditunjuk Kecamatan yang mendekati dengan unsur unsur penilaian," kata Alfian Noor kepada Poskotakaltimnews, Jum'at (25/3/2022).

Sementara kategori untuk menjadi desa ramah lingkungan ialah memiliki pengelolaan sampah, penghijauan dan lain sebagainya.

Sementara untuk program Kukar perduli lingkungan, dalam hal ini untuk melakukan pengelolaan persampahan, pemerintah daerah menargetkan membentuk 6 TPA di Kukar, wilayah yang meliputi pembentukan 6 TPA tersebut diantaranya, Kecamatan Loa Janan, Samboja, Muara Badak atau Marang Kayu, Tenggarong Seberang, Kota Bangun, Kenohan atau Kembang Janggut.

"Dari lokasi 6 TPA tersebut ada yang sudah dibebaskan lahannya, ada juga yang telah memiliki dokumen lingkungan, semoga program ini bisa mengakomodir seluruh masalah persampahan yang ada di Kukar," tuturnya.

Untuk program dunia usaha ramah lingkungan, menurut Alfian, untuk mendorong dunia usaha, baik perkebunan, pertambangan, dan migas. pemerintah daerah mensupport dunia usaha untuk melakukan program menanam 1 juta pohon.

"Ada kewajiban mereka (dunia usaha) untuk melakukan reklamasi. Jadi bagaimana pelaku usaha berkontribusi untuk melakukan penghijauan di Kukar," sebutnya.

Menurutnya, lingkungan hidup Kukar sudah dinilai baik, namun masih ada beberapa indeks lingkungan hidup yang perlu dibenahi, seperti air.

"Hampir semua sungai kita untuk indeks kualitas air tercemar ringan, step by step akan kita benahi, kami tidak bisa bekerja sendiri, semua harus bersinergi," jelasnya.

Pemerintah daerah berkomitmen kepada masyarakat terkait indeks kualitas lingkungan hidup, indeks lingkungan hidup indikatornya ada 3 yakni air, udara, dan tanah. Dengan meningkatkan 3 program dedikasi tersebut.

"Tentunya berpengengaruh terhadap kualitas lingkungan dan pelayanan masyarakat juga," ujarnya.

"Harapan kita kedepan, kualitas lingkungan hidup di Kukar semakin membaik, nanti bagaimana keseimbangan ekologi, ekonomi berjalan dengan baik," pungkasnya.(*riz/adv)